Layanan Kami
Laboratorium Pengujian
Pengujian Udara Emisi Sumber Tidak Bergerak:
- Partikulat metode isokinetik mengacu kepada USEPA Method 5: 2017 dan SNI 7117.17: 2009
- Acid Mist metode isokinetik (sebagai H2SO4 dan SO3) mengacu kepada USEPA Method 8: 2019
- Oksigen (O2) mengacu kepada IK-06/SOP-11/EAM (Elektrokimia) dan IK-23/SOP-11/EAM (paramagnetic)
- Karbon monoksida (CO) mengacu kepada IK-07/SOP-11/EAM (elektrokimia) dan IK-25/SOP-11/EAM (NDIR)
- Karbon dioksida (CO2) mengacu kepada IK-08/SOP-11/EAM (elektrokimia) dan IK-23/SOP-11/EAM (NDIR)
- Nitrogen Oksida (NO) mengacu kepada IK-09/SOP-11/EAM (elektrokimia) dan IK-24/SOP-11/EAM (Chemiluminescence)
- Oksida Nitrogen (NOx) mengacu kepada IK-09/SOP-11/EAM (elektrokimia) dan IK-24/SOP-11/EAM (Chemiluminescence)
- Sulfur dioksida (SO2) mengacu kepada IK-10/SOP-11/EAM (elektrokimia) dan IK-26/SOP-11/EAM (NDIR)
- Klorin dioksida (ClO2) mengacu kepada IK-21/SOP-11/EAM (titrimetri)
- Mercury (Hg) mengacu kepada IK-34/SOP-11/EAM (Mercury Analyzer)
- Kecepatan linear mengacu kepada SNI 7117.14: 2009 dan USEPA method 2:2017
- Berat molekul kering mengacu kepada SNI 7117.15: 2009 dan USEPA method 3: 2017
- Kadar uap air mengacu kepada SNI 7117.16: 2009 dan USEPA method 4: 2017
- Penentuan lokasi dan titik lintas sampling partikulat mengacu kepada SNI 7117.13: 2009 dan USEPA method 1: 2017
- Pengujian Dioxin/Furan
Pengujian Udara Ambien:
- Nitrogen dioksida (NO2) mengacu kepada SNI 7119-2: 2017
- Sulfur dioksida (SO2) mengacu kepada SNI 7119-7: 2017
- Oksidan (Ox) mengacu kepada SNI 7119-8: 2017
- Total Suspended Particulate (TSP) mengacu kepada SNI 7119-3: 2017
- Karbon monoksida (CO) mengacu kepada IK-27/SOP-11/EAM (elektrokimia)
- Non-methane hydrocarbon (NMHC) mengacu kepada IK-27/SOP-11/EAM (Gas Sensitive Semiconductor)
- Amoniak (NH3) mengacu kepada SNI 19-7119.1: 2005
- Hidrogen Sulfida (H2S) mengacu kepada IK-29/SOP-11/EAM (Spektrofotometri)
- Partikulat debu < 2,5 um (PM 2,5) mengacu kepada SNI 7119.14: 2016
- Partikulat debu < 10 um (PM 10) mengacu kepada SNI 7119.15: 2016
- Penentuan lokasi pengambilan contoh uji kualitas udara ambien SNI 19-7119.6: 2005
- Penentuan lokasi pengambilan contoh uji kualitas udara roadside SNI 19-7119.9: 2005
Pengujian Kebisingan
- Tingkat kebisingan lingkungan mengacu kepada SNI 8427: 2017
Pengujian Udara Lingkungan Kerja dan Higiene Industri
- Intensitas kebisingan tempat kerja mengacu kepada SNI 7231: 2009
- Kebisingan personal mengacu kepada IK-33/SOP-11/EAM (noise dosimetry)
- Amoniak (NH3) mengacu kepada IK-30/SOP-11/EAM (spektrofotometri)
- Hidrogen Sulfida (H2S) mengacu kepada SNI 8605: 2018
- Debu total (area) mengacu kepada IK-31/SOP-11/EAM (gravimetri)
- Respirable dust mengacu kepada IK-32/SOP-11/EAM (particulate Laser Photometer - Light Scattering)
- Diesel Particulate Matter (DPM) mengacu kepada IK-32/SOP-11/EAM (particulate Laser Photometer - Light Scattering)
- ISBB/iklim kerja mengacu kepada SNI 7061: 2019
- Intensitas pencahayaan mengacu kepada SNI 7062: 2019 dan SNI 7062: 2019 Ralat 1: 2020
- Hand-Arm dan whole body Vibration
- Survey vektor penyakit
- Welding Fumes
- Gas: CO, SO2, NO2, dll
- Volatile Organic Compound (VOC)
Laboratorium Kalibrasi
Kalibrasi Alat Sampling Isokinetik
Dry Gas Meter (DGM), 0,17 - 25 L/min
Nozzle
Pitot tube
Temperatur Indikator Without Sensor (type K)
Kalibrasi Alat Flue Gas Analyzer
Oksigen, O2 (3%, 12% dan 18%)
Karbon dioksida, CO2 (5%, 10%, 18%)
Karbon monoksida, CO (100 ppm dan 500 ppm)
Nitrogen monoksida, NO (100 ppm dan 500 ppm)
Sulfur dioksida, SO2 (100 ppm dan 500 ppm)
High Volume Air Sampler (HVAS), 0,86; 1,1; 1,3; 1,5; 1,7 L/min
Inside Jangka Sorong
Cylinder Gas audit (CGA)
Karbon dioksida, CO2 (5%, 10%, 18%)
Karbon monoksida, CO (150 mg/m3, 350 mg/m3 dan 650 mg/m3)
Nitrogen monoksida,NO (165 mg/m3, 400 mg/m3 dan 750 mg/m3)
Sulfur dioksida, SO2 (165 mg/m3, 400 mg/m3 dan 750 mg/m3)
Continuous Emission Monitoring System (CEMS)
Oksigen, O2 (3%, 12% dan 18%)
Karbon dioksida, CO2 (5%, 10%, 18%)
Karbon monoksida, CO (150 mg/m3, 350 mg/m3 dan 650 mg/m3)
Nitrogen monoksida,NO (165 mg/m3, 400 mg/m3 dan 750 mg/m3)
Sulfur dioksida, SO2 (165 mg/m3, 400 mg/m3 dan 750 mg/m3)
Servis dan Maintenance Alat Sampling Isokinetik
Integrasi SISPEK dan CEMS Audit
Integrasi dan konektivitas SISPEK
Manajemen CEMS
DAS/DIS (Software dan Hardware)
Uji konektivitas
Integrasi SISPEK
Audit CEMS
Relative Accuracy Test Audit (RATA)
Cylinder Gas Audit (CGA)
Response Correlation Audit (RCA)
Linearity Drift test
Kajian Penempatan CEMS (2D/8D)
CFD Modelling
Measurement Error (CEMS Merkuri (Hg))
Uji Cyclonic
Stratification Test
Konsultasi
Lingkungan
Kajian Persetujuan Teknis (PERTEK) dan Sertifikat Layak Operasi (SLO): Pengelolaan Emisi, Air limbah industri, Air limbah domestik dan Limbah B3
Kajian AMDAL dan UKL-UPL
Monitoring RKL/RPL
Kajian Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan (udara)
Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK)
Environmental Site Assessment / Due Diligence
Asbestos Assessment
DRE (Destruction and Removal Efficiency) dan TBT (Trial Burning Test) untuk insinerator
Audit IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)
Energi
Audit Energi untuk Industri
Audit Energi untuk bangunan komersial
Audit Energi untuk pembangkit listrik
Assessment kinerja peralatan SEU (Significant Energy Use)
Konektivitas DAS / DIS
Konektivitas DAS/DIS adalah solusi Sistem Integrasi & Monitoring Data Emisi end-to-end yang terintegrasi langsung dengan Continuous Emission Monitoring System (CEMS). Layanan ini memastikan alur data dari lapangan hingga ke sistem pelaporan regulator (SISPEK KLHK) berjalan secara real-time, akurat, dan patuh terhadap regulasi lingkungan yang berlaku.
Skema Alur Integrasi Data Emisi CEMS ke Server KLHK
Arsitektur Teknologi (DAS & DIS)
Sistem terintegrasi kami dibangun di atas dua komponen utama untuk menjamin keandalan data emisi Anda:
- Data Acquisition System (DAS): Mengumpulkan, merekam, dan menyusun data hasil pengukuran emisi dari sensor/analyzer secara kronologis di lapangan.
- Data Interfacing System (DIS): Jembatan komunikasi aman yang mengelola penyimpanan, visualisasi dashboard, dan enkripsi pengiriman data langsung ke server SISPEK KLHK.
Manfaat Utama bagi Industri
- 100% Kepatuhan Regulasi: Pelaporan data emisi otomatis, akurat, dan tepat waktu ke sistem pemerintah.
- Monitoring Real-Time & Handal: Pantau kondisi emisi secara kontinu lewat dashboard interaktif untuk mencegah sanksi operasional.
- Efisiensi & Analisis Data: Data historis tersusun rapi untuk kebutuhan audit internal perusahaan maupun perencanaan strategis.
Dokumentasi Implementasi Sistem Monitoring CEMS di Ruang Kendali Klien
Uji Banding Laboratorium
Uji Banding adalah serangkaian kegiatan pengujian untuk mengidentifikasi unjuk kerja laboratorium yang turut serta dalam kegiatan pengujian tersebut. Uji banding dilakukan oleh laboratorium penguji yang terakreditasi, dan dapat bersama laboratorium lain baik yang sudah terakreditasi ataupun sedang dalam proses akreditasi (Uji Banding Antar laboratorium). Sehingga, beberapa laboratorium penguji dapat bekerja sama dan menunjuk salah-satu laboratorium untuk menjadi peneyelenggara uji banding (PUB)
Laboratorium penguji dan kalibrasi PT Eksperta Adi Manusa bersedia berpartisipasi dalam program uji banding antar laboratorium penguji, baik sebagai peserta maupun penyelenggara. Layanan ini sebagai bagian dari komitmen kami dalam mendukung peningkatan mutu dan kompetensi laboratorium pengujian. Layanan ini dirancang untuk membantu laboratorium mengevaluasi kinerja pengukuran secara objektif melalui perbandingan hasil uji antar peserta sehingga mampu mengidentifikasi konsistensi, akurasi serta peluang perbaikan hasil uji.
Tujuan & Manfaat Program Uji Banding
1. Mengevaluasi unjuk kerja laboratorium, dibandingkan terhadap laboratorium lainnya;
2. Memenuhi persyaratan akreditasi laboratorium sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017, sebagai alternatif pengganti uji profisiensi;
3. Meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme laboratorium sehingga menambah kepercayaan pelanggan laboratorium.
Pelatihan
PT Eksperta Adi Manusa menyediakan customized training secara umum maupun in house yang sangat dibutuhkan di bidang lingkungan dan energi seperti:
- Training sampling udara ESTB untuk parameter partikulat mengacu kepada USEPA method 5 dan method 17
- Training sampling udara ESTB untuk parameter dioksin-furan mengacu kepada USEPA method 23
- Training sampling udara ESTB untuk parameter logam mengacu kepada USEPA method 29
- Training Implementasi Standar SNI ISO/IEC 17025:2017: Sistem Manajemen Mutu Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi
- Training inventarisasi GRK untuk level organisasi mengacu kepada SNI ISO 14064-1:2018
- Training pembuatan PDD (Project Design Document) / DRAM (Dokumen Rancangan Aksi Mitigasi) maupun LCAM (Laporan Capaian Aksi Mitigasi) proyek penurunan emisi GRK
- Training implementasi standar SNI ISO 50001:2018: Sistem Manajemen Energi
- Customized Training lainnya yang sangat diperlukan bagi praktisi di sektor lingkungan dan energi untuk menambah pengetahuan dan kompetensinya.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan kontak nara hubung kami.